Categories
Update

Tersedia Politikus PDIP Siap Pertemukan Jokowi dengan Habib Rizieq

jpnn. com, JAKARTA – Pengacara sekaligus politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menyatakan jadi menjembatani pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Habib Rizieq Shihab. Kapitra menilai potensi gembung yang dimiliki Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu bisa menjadi potensi kekuatan bangsa, jika pemerintah mampu mengelolanya dengan indah.

jpnn. com , JAKARTA awut-awutan Pengacara sekaligus politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menyatakan siap menjembatani pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Habib Rizieq Shihab.

Kapitra menilai potensi luhur yang dimiliki Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu mampu menjadi potensi kekuatan bangsa, jika pemerintah mampu mengelolanya dengan jalan.

Awalnya, Kapitra menyinggung soal kenegarawanan Presiden Jokowi yang berhasil melakukan rekonsiliasi secara lawan politiknya di Pilpres 2019, yakni Prabowo Subianto.

Baca Juga:

Ketua Jawatan Pembina Partai Gerindra itu dirangkul oleh Jokowi dan diajak membangun di kabinet pemerintahannya sebagai menteri pertahanan.

Kiprah itu menurutnya bisa dilanjutkan secara Habib Rizieq Shihab dan pendukungnya.

“Rival kebijakan Pak Jokowi sendiri bisa dirangkul menjadi bagian dari tim kabinet, yang dua kali dikalahkan Pak Jokowi, yaitu Pak Prabowo. Kok rekonsiliasinya tidak dilanjutkan? Dituntaskan, sehingga ada energi baru atas kekuatan bangsa ini dalam kebersamaan, ” ucap Kapitra saat berbincang secara jpnn. com, Rabu (11/11).

Baca Juga:

Patuh pria kelahiran Padang, 20 Mei 1966 itu, yang dibutuhkan keturunan ini hanya kerukunan, guyub, supaya musuh nyata seperti Covid-19 yang sekarang terjadi bisa segera diatasi secara bersama-sama. Nah, dia beriktikad Habib Rizieq bersama FPI bisa membantu pemerintah.

“Bagaimana semua kekuatan bangsa ini dikerahkan untuk mengatasi Covid tersebut. Dan Habib Rizieq sama FPI kan sudah terbiasa dalam positif menanggulangi bencana. Saya pikir jadikan mereka garda terdepan untuk melawan Covid, ” ucap Kapitra.