Categories
Update

Taksiran Influencer Rp 90, 45 Miliar, KPK Jangan Diam

jpnn. com, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR MENODAI Didik Mukrianto mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menelusuri soal anggaran pemerintah untuk kegiatan digital yang melibatkan jasa influencer.

jpnn. com , JAKARTA semrawut Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menelusuri soal anggaran pemerintah untuk kegiatan digital yang melibatkan jasa influencer.

Hal ini disampaikan Didik yang mengaku terkejut dengan temuan Indonesia Corruption Watch (ICW), terpaut biaya untuk influencer guna menaikkan program pemerintah yang mencapai Rp 90, 45 miliar.

Menurut Didik, penegak norma seharusnya bisa menyelidiki bila benar uang negara yang dialokasikan untuk infuencer sebegitu besarnya, dan disinyalir transparansi dan akuntabilitasnya rendah.

Baca Juga:

“Saya berharap aparat penegak hukum khususnya KPK segera memulai lagi buat melakukan penyelidikan dan melakukan penjagaan mendalam untuk memastikan uang negeri tidak menguap dan dikorupsi, ” ucap Didik, Jumat malam (21/8).

Demikian pula dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Didik mendorong supaya auditor negeri itu melakukan audit yang mendalam agar uang rakyat tidak dipergunakan untuk kepentingan yang berorientasi pada kebutuhan yang tidak bermanfaat.  

Sebab, introduksi legislator asal Jawa Timur tersebut, di tengah kesusahan masyarakat dan tertekannya keuangan negara seperti saat ini, aparat penegak hukum hendaknya melakukan pengawasan yang ketat.

Baca Juga:

“Saya berharap aparat penegak hukum khususnya KPK dan lembaga pengawas tercatat BPK mengedepankan hati nuraninya untuk memikirkan rakyat. Bukan bungkam melihat potensi uang rakyat yang menguap, ” tandas ketua umum Jalin Taruna ini. (fat/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini: