Categories
Update

Motor Milik Tenaga Medis Raib, Pelakunya Ternyata…

jpnn. com, TASIKMALAYA – Narapidana (napi) asimilasi kembali ditangkap polisi karena terlibat di komplotan kasus pencurian sepeda motor milik tenaga medis di Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya. “Dari tiga orang yang kami tangkap, satu pada antaranya adalah napi yang memiliki program asimilasi, ” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya AKP Siswo de Cuellar Tarigan saat jumpa pers di…

jpnn. com , TASIKMALAYA – Narapidana (napi) asimilasi kembali ditangkap polisi sebab terlibat dalam komplotan kasus penyamunan sepeda motor milik tenaga medis di Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

“Dari tiga orang dengan kami tangkap, satu di antaranya adalah napi yang mendapat kalender asimilasi, ” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya AKP Siswo de Cuellar Tarigan saat jumpa pers di Tasikmalaya, Selasa (7/7).

Ia mengatakan, seorang narapidana asimilasi Lembaga Pemasyarakatan Garut berinisial AS (23) ditangkap setelah melakukan pencurian bersama-sama pelaku lain di Puskesmas Cikalong, Tasikmalaya pada 17 Juni 2020.

Baca Juga:

Pelaku yang menjalani program asimilasi itu, kata dia, dikembalikan ke Lapas Garut untuk menjalani abu hukumannya, sedangkan pelaku lain ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Salah satu pelaku adalah warga binaan Lapas Garut yang mendapat asimilasi, yang bersangkutan sudah kami kembalikan untuk menjalani sisa masa hukumannya, ” kata Siswo.

Selain AS, ada dua pelaku lain yang terlibat kasus pencurian sepeda motor itu yaitu DS dan BD sebagai penadah dan penjual sepeda motor hasil curian.

Baca Juga:

Hasil pengembangan, kata dia, petugas mengamankan enam sepeda motor hasil curian di rumah BD kemudian diangkut untuk menjadi barang bukti tambahan dalam kasus itu.

“Barang fakta curian tidak hanya dari Puskesmas Cikalong, tapi ada yang lainnya. Jadi total ada tujuh sepeda motor hasil curian, ” katanya. (antara/jpnn)